Kapolri Bohong, Apalagi yang Besar

Komjen Susno Duadji dengan berani mengecam atasannya, Kapolri Jenderal BHD. Dia menganggap bantahan Mabes Polri terhadap penarikan ajudan, pengawal dan sopirnya, sebagai kebohongan publik.

“Untuk hal yang kecil saja Kapolri berbohong, apalagi yang besar,” cetus Susno pada detikcom, Jumat (8/1/2010). Susno menyatakan, penarikan fasilitas itu perintah dari Kapolri.

Menurut Susno, penarikan itu efektif berlaku pada Kamis malam. “Mulai malam ini, detik ini, semua sopir, ajudan, dan pengawal yang selama ini nempelpada saya ditarik. Hebatkan polisi reformis,” kata Susno kepada detikcom, Kamis (7/1/2010) pukul 20.40 WIB.

Terhadap hal ini, Susno mengaku siap menanggung risiko. “Saya siap menerima risiko apa pun untuk memperbaiki Polri. Nyawa sekali pun siap,” tegas mantan Kabareskrim itu. Mabes Polri sendiri telah menyangkal adanya penarikan tersebut.

Susno menjadi saksi meringankan bagi Antasari Azhar dalam persidangan di PN Jakarta Selatan, Kamis siang. Dia datang mengenakan seragam dinas Polri dengan bintang tiga di atas pundaknya. Dia mengaku datang sebagai pribadi, sebagai warga negara, sehingga tidak perlu meminta izin Kapolri.

Namun, rupanya Mabes Polri berang dengan sikap Susno itu. Kabareskrim Komjen Pol Ito Sumardi menyatakan seharusnya Susno meminta izin pada Kapolri terlebih dulu. Mabes Polri juga membantah pengakuan Susno bahwa dirinya tidak pernah dilapori tentang penyidikan kasus Antasari.(mediaumat.com, 08 Januari 2010)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s