Kapitalisme dan Liberalisme, Bencana bagi Perempuan dan Keluarga

Jumat, 27 Februari 2015. Bertempat di Aula Masjid Baitul Ihsan, perumahan Pondok Ungu Permai Bekasi Utara. Muslimah Hizbut Tahrir Indonesia DPD II Kota Bekasi menyelenggarakan Dauroh Muballighoh. Agenda yang dilaksanakan setiap bulan ini mengangkat tema Kapitalisme dan Liberalisme Bencana bagi Perempuan dan Keluarga.

Ustadzah Endah K. Arifah ST, Mei sebagai pembicara mengawali materi dengan menjelaskan kondisi masyarakat yang makin susah. Himpitan ekonomi tidak bisa dihindarkan. Meskipun harga minyak turun dan pemerintah menurunkan harga BBM setelah menaikkannya. Tapi tetap saja harga-harga barang masih merangkak naik. Subsidi pemerintah terhadap BBM dinilai memberatkan pemerintah yang beralasan tidak punya biaya.

Padahal yang sesungguhnya terjadi pemerintah telah menandatangani kesepakatan dengan WTO untuk mencabut subsidi BBM dan subsidi-subsidi yang lain. Di saat yang sama pemerintah memberikan perpanjangan kontrak karya kepada PT Freeport yang telah mengeruk kekayaan alam Indonesia di Papua. Tanpa terasa Negara ini telah dirampok sehingga keuntungan dan keakyaan alamnya mengalir ke pihak asing. Rakyat Indonesia sama sekali tidak bisa menuntut karena korporasi asing ini telah dilindungi hukum secara legal.

Para Muballighoh dan Ibu-ibu Majelis Ta’lim peserta Dauroh makin antusias ketika Pembicara memaparkan lebih banyak fakta masyarakat yang makin rusak karena diterapkannya system kapitalisme yang makin liberal. Berbagai media cetak, elektronik, internet dan perfilman ingin meraih untung tanpa ada filterisasi. Sehingga mempengaruhi generasi muda dengan pergaulan bebas. System saat ini telah memaksa manusia untuk melepaskan ketaatan kepada Rabbnya demi memperoleh materi. Hanya demi materi mereka rela membunuh, merampok, bahkan para wanitapun rela menanggalkan pakainnya, melakukan apa saja sehingga meninggalkan anak dan suami. Belum lagi gaya hidup bersolek dan penampilan yang menjadi focus utama anak-anak dan wanita sekarang ini.

Lebih lanjut pembicara menjelaskan bahwa Islam menuntun manusia untuk bertakwa kepada Allah SWT semata. Karena hanya jika penduduk bumi ini bertakwa kepada Allah maka Allah SWT akan melimpahkan berkah dari langit dan bumi. Hanya Khalifah yang mampu menjaga ketakwaan penduduk bumi. Dengan menerapkan syariat Allah secara total dan menyeluruh. Sehingga mampu mengembalikan kekayaan dan kesejahteraan umat.

Pada sesi tanya jawab, Ibu Farida ketua MT At Taqwa PUP menyampaikan bahwa Dauroh yang diselenggarakan oleh MHTI telah membuka wawasan beliau dan Ibu-ibu yang lainnya sebagai ibu rumah tangga. Beliau juga menyampaikan kekhawatiran beliau terhadap pergaulan remaja di lingkungan sekitar yang mengarah pada narkoba. Akhirnya menanyakan apa yang harus dilakukan Ibu-ibu dengan kondisi seperti itu? Pembicara menjawab bahwa ini adalah korban virus liberliasme dan kapitalisme. Orang-orang khawatir mencampuri urusan orang lain.

Sedangkan dalam Hadits, Rasulullah bersabda Barangsiapa melihat kemungkaran maka hendaklah ubah dengan tangan, jika tidak mampu, dengan lisan, jika tidak mampu maka dengan hati, dan demikian itu selemah-lemah iman. Jadi sekalipun anak orang lain, wajib untuk mengingatkan. Ketika dilakukan maka kita dapat pahala. Tapi juga butuh kerja jamaah dan peran pemerintah. Tepat pukul 11.00, acara ditutup setelah serangkaian acara penutupan

Wallahu a’lam bishshowwab

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s